Telah dipaparkan pada postingan sebelumnya bahwa:
E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar.
Manfaat E-learning adalah:
1. Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses perjalanan.
2.
Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
3. Efisiensi
Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi
penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk
belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi
dan akomodasi.Berikut ini adalah contoh dari e-learning kimia hasil pengembangan, dimana dalam hal ini guru memanfaatkan media sosial (WA) yang sering dikunjungi banyak orang dalam menjelaskan materi (dalam hal ini "kesetimbangan kimia"). Didalam grup itulah guru memberikan materi dan soal kepada siswa yang nantinya akan terjadi proses interaksi antara guru dan siswa. Berikut linknya:
https://www.youtube.com/watch?v=XZJu7YiPkas
Pertanyaan:
1. Menurut anda, apakah tujuan pembelajaran yang ingin saya capai bisa terwujud bila saya menggunakan e-learning ini?
2. Bagaimana cara seorang guru mengatasi anak yang kurang aktif meskipun telah menggunakan e-learning?


saya akan menjawab permasalahan nomor 2, yng mana Beberapa cara mengatasi kesulitan dalam belajar dapat dilakukan dengan cara belajar yang efektif dan efisien. Cara demikian merupakan problematika yang perlu mendapatkan perhatian cukup serius. Orang tua dan Guru Kelas kerap kali memberikan saran-saran kepada siswa agar rajin belajar karena rajin adalah pangkal cerdas. Orang cerdas akan mampu mengembangkan dirinya sesuai dengan perkembangan zaman yang serba kompleks.
BalasHapusBerikut ini beberapa alternatif dalam kesulitan belajar :
1. Observasi Kelas
Pada tahap ini observasi kelas dapat membantu mengurangi kesulitan dalam tingkat pelajaran, misalnya memeriksa keadaan secara fisik bagaimana kondisi kelas dalam kegiatan belajar, cukup nyaman, segar, sehat dan hidup atau tidak. Kalau suasana kelas sangat nyaman, tenang dan sehat, maka itu semua dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih semangat lagi.
2. Pemeriksaan Alat Indera
Dalam hal ini dapat difokuskan pada tingkat kesehatan siswa khusus mengenai alat indera. Diupayakan minimal dalam sebulan sekali pihak sekolah melakukan tes atau pemeriksaan kesehatan di Puskesmas / Dokter, karena tingkat kesehatan yang baik dapat menunjang pelajaran yang baik pula. Maka dari itu, betapa pentingnya alat indera tersebut dapat menstimulasikan bahan pelajaran langsung ke diri individu.
3. Teknik Main Peran
Disini, seorang guru bisa berkunjung ke rumah seorang murid. Di sana seorang guru dapat leluasa melihat, memperhatikan murid berikut semua yang ada di sekitarnya. Di sini guru dapat langsung melakukan wawancara dengan orang tuanya mengenai kepribadian anak, keluarga, ekonomi, pekerjaan dan lain-lain. Selain itu juga, guru bisa melihat keadaan rumah, kondisi dan situasinya dengan masyarakat secara langsung.
4. Tes Diagnostik Kecakapan/Tes IQ/Psikotes
Dalam hal ini seorang guru dapat mengetahui sejauh mana IQ seseorang dapat dilihat dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan praktis dan sederhana. Dengan latihan psikotes dapat diambil beberapa nilai kepribadian siswa secara praktis dari segi dasar, logika dan privasi seseorang.
5. Menyusun Program Perbaikan
Penyusunan program hendaklah dimulai dari segi pengajar dulu. Seorang pengajar harus menjadi seorang yang konsevator, transmitor, transformator, dan organisator. Selanjutnya lengkapilah beberapa alat peraga atau alat yang lainnya yang menunjang pengajaran lebih baik, karena dengan kelengkapan-kelengkapan yang lebih kompleks, motivasi belajarpun akan dengan mudah didapat oleh para siswa.
Hendaklah semua itu disadari sepenuhnya oleh para pengajar sehingga tidak ada lagi kendala dan hambatan yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar. Selain itu tingkat kedisiplinan yang diterapkan di suatu sekolah dapat menunjang kebaikan dalam proses belajar. Disiplin dalam belajar akan mampu memotivasi kegiatan belajar siswa.
Saya akan mencoba menjawab permsalahan no 1 .menurut saya bisa tercapai . Jika materi yang diajarkan memang sesuai
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan no 1. Menurut saya bisa tercapai asalkan yang anda sampaikan revqn dan siswa anda bisa menerima dan melakukan umpan balik dari apa yang anda berikan
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan no 1
BalasHapusMenurut saya bisa asalakn ada minat yang baik dari siswa dan keseriusannya dalam belajar. Kemudian guru hendaknya mengurimkan file-file atau ebook beruapa materi yang hendak dikuasi dan di lenhkapi dejgan video untuk penjelasan dan bukti konkritnya. Dan guru juga diharapkan mengawasi siswanya dengan memberikan berupa tugas dan evaluasi
Berikut ini beberapa alternatif dalam kesulitan belajar :
BalasHapus1. Observasi Kelas
Pada tahap ini observasi kelas dapat membantu mengurangi kesulitan dalam tingkat pelajaran, misalnya memeriksa keadaan secara fisik bagaimana kondisi kelas dalam kegiatan belajar, cukup nyaman, segar, sehat dan hidup atau tidak. Kalau suasana kelas sangat nyaman, tenang dan sehat, maka itu semua dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih semangat lagi.
2. Pemeriksaan Alat Indera
Dalam hal ini dapat difokuskan pada tingkat kesehatan siswa khusus mengenai alat indera. Diupayakan minimal dalam sebulan sekali pihak sekolah melakukan tes atau pemeriksaan kesehatan di Puskesmas / Dokter, karena tingkat kesehatan yang baik dapat menunjang pelajaran yang baik pula. Maka dari itu, betapa pentingnya alat indera tersebut dapat menstimulasikan bahan pelajaran langsung ke diri individu.
3. Teknik Main Peran
Disini, seorang guru bisa berkunjung ke rumah seorang murid. Di sana seorang guru dapat leluasa melihat, memperhatikan murid berikut semua yang ada di sekitarnya. Di sini guru dapat langsung melakukan wawancara dengan orang tuanya mengenai kepribadian anak, keluarga, ekonomi, pekerjaan dan lain-lain. Selain itu juga, guru bisa melihat keadaan rumah, kondisi dan situasinya dengan masyarakat secara langsung.
4. Tes Diagnostik Kecakapan/Tes IQ/Psikotes
Dalam hal ini seorang guru dapat mengetahui sejauh mana IQ seseorang dapat dilihat dengan cara menjawab pertanyaan-pertanyaan praktis dan sederhana. Dengan latihan psikotes dapat diambil beberapa nilai kepribadian siswa secara praktis dari segi dasar, logika dan privasi seseorang.
5. Menyusun Program Perbaikan
Penyusunan program hendaklah dimulai dari segi pengajar dulu. Seorang pengajar harus menjadi seorang yang konsevator, transmitor, transformator, dan organisator. Selanjutnya lengkapilah beberapa alat peraga atau alat yang lainnya yang menunjang pengajaran lebih baik, karena dengan kelengkapan-kelengkapan yang lebih kompleks, motivasi belajarpun akan dengan mudah didapat oleh para siswa.
Hendaklah semua itu disadari sepenuhnya oleh para pengajar sehingga tidak ada lagi kendala dan hambatan yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar. Selain itu tingkat kedisiplinan yang diterapkan di suatu sekolah dapat menunjang kebaikan dalam proses belajar. Disiplin dalam belajar akan mampu memotivasi kegiatan belajar siswa.
Bagaimana cara seorang guru mengatasi anak yang kurang aktif meskipun telah menggunakan e-learning?
BalasHapusDrngan cara melakukan evaluasi terlebih dahulu untuk menemukan masalah bagi siswa yang kurang aktif..kemudian lakukan observasi atau penerapan yang seperti apa yang sebaiknya dilakukan agar siswa nya aktif..misalnya dengan memberi hukuman bagis siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan yang diberikan guru
Menurut saya cukup efektif.
BalasHapusSaya ingin menanggapi permasalahan pertama dimana apakah tujuan pembelajaran yang ingin saudari capai bisa terwujud bila menggunakan e-learning ini? maka jawaban saya adalah iya. mengapa? apapun media, multimedia ataupun dengan e-learning sekalipun tidak akan menghambat guru untuk memberikan suatu informasi tanpa mengesampingkan tujuan dari pembelajaran karena menurut saya sebelumnya memutuskan untuk menggunakan media atau metode yang akan digunakan terlebih dahulu menentukan tujuan dari pembelajaran
BalasHapusPenyusunan program hendaklah dimulai dari segi pengajar dulu. Seorang pengajar harus menjadi seorang yang konsevator, transmitor, transformator, dan organisator. Selanjutnya lengkapilah beberapa alat peraga atau alat yang lainnya yang menunjang pengajaran lebih baik, karena dengan kelengkapan-kelengkapan yang lebih kompleks, motivasi belajarpun akan dengan mudah didapat oleh para siswa.
BalasHapusHendaklah semua itu disadari sepenuhnya oleh para pengajar sehingga tidak ada lagi kendala dan hambatan yang dapat mempengaruhi kegiatan belajar. Selain itu tingkat kedisiplinan yang diterapkan di suatu sekolah dapat menunjang kebaikan dalam proses belajar. Disiplin dalam belajar akan mampu memotivasi kegiatan belajar siswa.
Saya akan mencoba menjawab permasalahan yang pertama. Menurut saya tercapainya suatu tujuan pembelajaran itu tergantung kepada guru dan peserta belajarnya. Jadi kalau guru dan siswa nya berusaha agar semua nya jadi tercapai. Maka tujuan itu akan tercapai. Sebaliknya, jika media yang digunakan kurang baik dan peserta belajar tidak merasa kan efek belajarnya. Maka pembelajaran tersebut tidak akan tercapai tujuannya.
BalasHapusUntuk permasalahan yg pertama. Menurut saya akan terwujud jika semuanya berjalan tampa hambatan
BalasHapusMenurut saya bisa. Kalau guru dan siswanya dapat bekerja sama.
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan Anda yang pertama. Proses belajar e-learning akan lebih efisien jika juga dilakukan pembelajaran tatap muka.
BalasHapusPembelajaran E-learning saja tidak cukup , harus disertai dengan tatap muka secara langsung agar lebih seimbang tujuan yang ingin di capai.
BalasHapusTerimakasih materinya cukup membantu
BalasHapusPermasalahan no 2. Beri motivasi atau dorongan. Yakini bahwa keberadaan nya di akui. Dan jangan pernah sudutkan dia apa lagi ngacangin dia.
BalasHapusLebih perhatikan anak yang kurang aktif manatau ada masalah lain yang dialami jika tidak lebih banyak bertanya dengan anak tersebut atau bisa juga berikan tanggung jawab dengan begitu anak pasti akan lebih bisa aktif.
BalasHapus